You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lima Pulau Jadi Prioritas Pengolahan Air Laut
photo Suparni - Beritajakarta.id

Lima Pulau Jadi Lokasi Prioritas Pengolahan Air Laut

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Administrasi Kepulauan Seribu berharap, lima pulau yang menjadi prioritas lokasi pengolahan air laut menjadi air tawar dapat terealisasi tahun 2016 mendatang.

Kita minta, Pulau Karya, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Tidung dan Pulau Untung Jawa harus jadi prioritas utama

Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, saat ini saluran listrik sudah tersambung di pompa air RO dan tinggal penambahan daya saja.

"Sesuai spesifikasinya, daya harus ditambah, karena kalau dulu untuk mengolah air baku, kini mengolah air laut jadi tawar," ujarnya, Selasa (20/10).

Daya 164 Ribu Watt Dialokasikan untuk IPO RO

Beberapa pulau, kata Budi, telah siap mulai dari instalasi hingga peralatan, tinggal penyambungan daya listrik.

"Kita minta, Pulau Karya, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Tidung dan Pulau Untung Jawa harus jadi prioritas utama," katanya.

Sementara, terkait semakin berkurangnya kuantitas dan kualitas air baku (air tanah) yang diproduksi Reverse Osmosis (RO), Pemkab akan mengubah spesifikasi dari pengolahan air baku menjadi air tawar, menjadi pengolahan air laut menjadi air tawar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1168 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1147 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye911 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye907 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye834 personBudhi Firmansyah Surapati